Surabaya, jatimsport.com - Drama kericuhan mewarnai pertandingan pekan ke 13, Liga Nusantara 2025/ 2026, yang mempertemukan Gresik United melawan Persiba Bantul, yang di gelar di Lapangam Thor, Surabaya, Sabtu (17/01) sore.
Sejumlah pemain tim tamu Persiba Bantul serta official tim langsung mengejar para wasit, sesaat usai wasit Hamidi meniup peluit panjang tanpa pertandingan berakhir. Kericuhan ini dipicu ketidakpuasan dengan wasit serta perangkat pertandingan
Baca Juga: Langkah Terhenti, Pelatih Gresik United: Minimal Kita Bertahan di Liga 3
Bahkan, seorang pemain Persiba bernomor punggung 3, yang diketahui bernama Rohmatulloh, sempat melakukan pelemparan yang membuat bench pemain, yang merupakan fasilitas lapangan Thor, rusak.
Menurut Sansan Fauzi, pemain Persiba Bantul dalam konferensi pers usai pertandingan, dirinya menyayangkan kepemimpinan wasit yang dinilai kerap merugikan.
"Sayang sekali ya pertandingan kita ini di ciderai oleh wasit. Banyak keputusan-keputusan yang kurang pas buat kita", ungkapnya
Jalannya Pertandingan
Gresik United gagal meraih poin atas Persiba Bantul di pekan ke 13 Liga Nusantara 2025, di Lapangan Thor, Surabaya. Dalam pertandingan tersebut keduanya harus puas bermain imbang tanpa gol.
Baca Juga: Langkah Terhenti, Pelatih Gresik United: Minimal Kita Bertahan di Liga 3
Jalannya laga, kedua kesebelasan sebenarnya bermain sengit dan saling menekan. Namun peluang yang tercipta belum merubah kedudukan. Hingga akhir laga, skor 0-0 tak berubah.
Pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah, mengaku dirinya tetap bersyukur, meski tak puas dengan hasil akhir pertandingan. Pelatih juga mengakui jika pemainnya banyak mendapat peluang namun belum mampu di konversikan menjadi gol.
"Kita mensyukuri hasil ini, meski kita nggak puas, dari awal kita sudah mempersiapkan untuk menghadapi Persiba Bantul. Kita belum dapat poin hari ini, kedepan kami harus berusaha agar terhindar dari degradasi", kata Andik.
Sementara, Pelatih Persiba Bandul, Susanto menilai jika penampilan para pemain cukup baik, meski ada beberapa kesalahan dari pemain. Pelatih akan melaiukan pembenahan untuk menghadapi 2 pertandingan tersisa.
Baca Juga: Gresik United Menaklukkan Persebata Lembata 2-0, Naik Peringkat dan Menjauhi Zona Degradasi
"Pemain sudah bekerja keras, secara game plan anak-anak sudah bermain dengan baik. Ada beberapa miss yang harus kita perbaiki untuk kedepan", ungkap Susanto.
Hasil ini mempersempit peluang Gresik United untuk lolos ke delapan besar. Saat ini posisi tim laskar Joko Samudro berada di peringkat 5 klasemen sementara Grup D, dengan 16 poin dari 13 pertandingan yang telah di jalani.
Sementara, Persekabpas masih kokoh di puncak klasemen sementata Grup D dengan 23 Poin dari 13 perransingan yang telah di jalani.(*)
Editor : Nto