Surabaya, jatimsport.com – Kejutan besar melanda panggung balap sepeda nasional usai kontingen Jawa Timur secara mengerikan menyapu bersih podium Kejurnas Mountain Bike (MTB) 2026 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 16-19 Juli lalu.
Hasil akhir klasemen mendadak jadi sorotan publik lantaran selisih perolehan medali antara Jatim dan para pesaing terdekatnya berjarak sangat ekstrem! Dominasi mutlak ini tak hanya meruntuhkan harapan tuan rumah, Jabar, tetapi juga memicu decak kagum usai perolehan medali Jatim melesat jauh tanpa terkejar!
Berdasarkan data resmi kejuaraan, Jatim sukses memuncaki klasemen akhir usai mengumpulkan 10 medali emas, 12 perak, dan 6 perunggu. Tuan rumah Jabar terpaksa mengekor di posisi kedua dengan raihan 3 emas, 2 perak, dan 5 perunggu.
Sementara itu, Sumatera Selatan mengamankan urutan ketiga lewat raihan 2 medali emas dan 2 perunggu. Posisi lima besar ditutup oleh Bali yang mengemas 2 medali emas serta Kalimantan Selatan dengan koleksi 1 emas dan 1 perunggu.
Keberhasilan ini kian mempertegas dominasi tak tergoyahkan Jatim di panggung balap sepeda tanah air tahun ini.
Sekretaris ISSI Jawa Timur, Surtiyono, menegaskan bahwa pencapaian di nomor MTB ini makin mengukuhkan keunggulan timnya usai sebelumnya juga menguasai divisi Road dan BMX.
"Dengan juara umum di Kejurnas MTB, menyusul divisi Road di Pangandaran dan BMX di Banyuwangi, posisi juara umum Kejurnas sulit ditandingi provinsi lain. Jatim juara umum enam kali berturut turut," kata Surtiyono.
Ia pun memastikan seluruh rombongan atlet dan official telah menyelesaikan kompetisi dan kembali ke daerah asal tanpa hambatan.
"Atlet dan official telah kembali ke Jawa Timur dan alhamdulillah tidak ada halangan dalam perjalanan," ujar Surtiyono.
Surtiyono turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terus memberikan dukungan dari balik layar.
"Terima kasih support dan doanya Pengprov ISSI Jatim, ISSI Kabupaten dan Kota, klub, orang tua, serta atlet yang berjuang pantang menyerah. Juga pelatih dan tim pendukung dari seluruh wilayah Jawa Timur," tuturnya.
Kejurnas MTB 2026 sendiri diikuti sebanyak 180 atlet dari 16 provinsi untuk memperebutkan takhta tertinggi nasional di nomor cross country dan downhill.
Ketua Umum PP ICF Listyo Sigit Prabowo menilai ajang tahunan ini menjadi pijakan vital dalam mencetak atlet berkelas dunia.
"Kejurnas Mountain Bike merupakan agenda strategis pembinaan prestasi nasional. Ajang ini tidak hanya memperebutkan gelar Juara Nasional, tetapi juga menjadi sarana evaluasi pembinaan atlet, pencarian talenta terbaik, serta bagian dari persiapan Indonesia menuju berbagai kejuaraan internasional," kata Listyo dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Jenderal PP ICF Jadi Rajagukguk.
Kemenangan telak di Bogor ini kembali mempertegas fakta yang sulit dibantah: ketika kontingen Jawa Timur sudah mengayuh pedalnya, daerah lain hanya bisa menyaksikan dari belakang sembari menelan ludah! (*)
Editor : Key