Sah! Sosok Pengusaha Surabaya Ini Resmi Nakhodai FPTI Jatim

Reporter : Nto
Momen sakral penyerahan pataka! Ketua Umum FPTI Jatim periode 2026-2030 terpilih, Henky Irawan (kanan), secara resmi menerima bendera kebesaran dari mantan Ketua Umum Dhanu Iswara (kiri) dalam Musprov FPTI Jatim di Surabaya, Sabtu (18/4/2026). (jatimsport

Surabaya, jatimsport.com – Siapa sangka, sebuah keputusan besar baru saja lahir dari Ruang Pertemuan KONI Jawa Timur yang bakal mengubah peta kekuatan panjat tebing nasional!

Sosok pengusaha sukses asal Surabaya, Henky Irawan, secara mengejutkan terpilih secara aklamasi untuk menakhodai Pengprov FPTI Jawa Timur periode 2026-2030.

Baca juga: Kabar Gembira! Fix Tampil di PON 2028, PSI Jatim Langsung Gas Susun Strategi dari Sekarang

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 32 pengkot dan pengkab FPTI se-Jatim kompak menunjuk Henky untuk menggantikan posisi Dhanu Iswara, Sabtu (18/4/2026).

Lantas, apa yang membuat sosok Henky Irawan begitu spesial hingga dipercaya memimpin organisasi pencetak juara ini?

Dalam pidato perdananya, pria kelahiran November 1971 ini langsung membeberkan lima program prioritas yang bikin lawan ketar-ketir.

Mulai dari pembinaan berjenjang, penguatan organisasi, hingga profesionalisasi pelatih masuk dalam radar utamanya.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah ambisinya menghidupkan kompetisi masif di tanah Jawa Timur.

"Ini komitmen saya. Ke depan akan ada kompetisi tingkat provinsi setiap tiga bulan sekali dan kejuaraan open nasional KU setiap tahun," tegas Henky Irawan dengan nada optimis.

Ia tak ingin FPTI Jatim hanya jago kandang, melainkan harus berbicara banyak di kancah internasional.

"Visi ini bukan sekadar kalimat, tetapi arah besar yang harus dicapai bersama. Itu sebabnya, kami membutuhkan dukungan semua pihak," imbuhnya.

Langkah berani Henky ini pun mendapat lampu hijau dari pusat. Sekjen PP FPTI, Pristiaan Buntoro, menyebut Jatim adalah gudangnya atlet monster.

Baca juga: Kabar Gembira! Fix Tampil di PON 2028, PSI Jatim Langsung Gas Susun Strategi dari Sekarang

Buktinya nyata, ada sepuluh atlet pelatnas yang lolos Asian Games 2026, dan dua di antaranya adalah mutiara asal Jatim.

"Dua atlet asal Jatim yang lolos Asian Games 2026 adalah Alma Ariella Tsany dan Putra Tri Ramadhani," ungkap Pristiawan Buntoro melalui sesi zoom meeting.

Tak hanya atlet, pelatih bertangan dingin asal Jatim, Galar Pandu Asromo, juga ditarik untuk memperkuat tim nasional.

Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, ikut membongkar rahasia mengapa FPTI Jatim selalu menjadi momok menakutkan di setiap PON.

"Di mata saya, modal paling kuat adalah soliditas dan keguyuban antar-pengurus, serta membangun kesederhanaan," kata Nabil memuji.

Baca juga: KONI Jatim Punya Jurus Baru, Sistem Visual Coaching Disebut Bisa Dongkrak Prestasi Atlet

Menurutnya, hal sepele seperti "guyub" itulah yang menjadi pondasi kuat Jatim menyabet gelar juara umum berturut-turut pada PON Papua 2021 dan PON Aceh-Sumut 2024.

Senada dengan itu, Kabid Olahraga Prestasi Dispora Jatim, Abdul Wahab, menegaskan bahwa Jatim telah menjadi kiblat pembinaan nasional.

Ia menaruh harapan besar agar di tangan kepemimpinan baru ini, prestasi atlet panjat tebing Jatim semakin melambung tinggi di kancah internasional.

"Mudah-mudahan di Asian Games di Jepang, inshaallah atlet panjat tebing bisa berprestasi," pungkas Abdul Wahab.

Kini, di bawah komando Henky Irawan, FPTI Jawa Timur siap memanjat lebih tinggi hingga ke puncak dunia, membuktikan bahwa Jatim memang bukan lawan sembarangan! (*)

Editor : Key

Trending Minggu Ini
Berita Terbaru