Gagal di Momen Emas, Surabaya Samator Malah Bikin LavAni Sempurna 8 Laga

Reporter : Key
Para pemain Surabaya Samator gagal mengatasi Jakarta LavAni Livin' Transmedia pada lanjutan Proliga 2026 di GOR Utama Bojonegoro, Kamis (12/2/2026) malam. (jatimsport.com/Proliga)

Bojonegoro, jatimsport.com – Surabaya Samator kembali jadi sorotan usai kalah telak dari Jakarta LavAni Livin' Transmedia pada laga Proliga 2026. Bermain di kandang sendiri di GOR Utama Bojonegoro, Kamis (12/2/2026) malam, Samator takluk tiga set langsung 0-3 (13-25, 28-30, 20-25) dalam duel yang sebenarnya sempat menghadirkan harapan.

Dari sisi Surabaya Samator, hasil ini diklaim tetap menyisakan catatan positif. Manajer tim, Hadi Sampurno, mengakui secara kualitas timnya memang berada di bawah lawan, namun performa di lapangan dinilai tidak sepenuhnya buruk. “Di atas kertas tim Samator itu di bawah LavAni,” kata Hadi usai laga.

Baca juga: Harga Tiket Final Four Proliga 2026 Mulai Rp150 Ribu, Paling Mahal Rp400 Ribu, Ini Daftar Lengkapnya

Ia bahkan menyoroti satu momen krusial yang menjadi titik balik kekalahan. “Sayang set kedua itu bisa kita ambil,” tutur manajer tim Surabaya Samator tersebut.

Pertandingan sendiri memperlihatkan bagaimana Surabaya Samator berusaha keluar dari tekanan sejak awal. Pada set pertama, mereka langsung tertinggal jauh akibat serangan agresif LavAni yang diperkuat kombinasi pemain berpengalaman dan legiun asing. Skor 13-25 jadi bukti dominasi tim tamu.

Baca juga: Surabaya Samator Ngotot Menang Meski Tak Berpengaruh, Garuda Jaya Jadi Korban

Namun, di set kedua, Surabaya Samator menunjukkan mental berbeda. Mereka sempat tertinggal 19-23, lalu bangkit membalikkan keadaan menjadi 24-23. Dukungan publik Bojonegoro membuat laga memanas hingga terjadi lima kali deuce. Sayangnya, momen emas itu gagal dimaksimalkan dan LavAni menutup set dengan skor tipis 30-28.

Memasuki set ketiga, Samator kembali memberi harapan dengan unggul 11-7. Akan tetapi, konsistensi masih jadi pekerjaan rumah. LavAni mampu membalikkan keadaan melalui variasi serangan cepat dan akhirnya mengunci kemenangan 25-20.

Baca juga: Surabaya Samator Bikin Deg-degan, Akhirnya Kunci Tiket Final Four Usai Kalahkan Bhagasasi

Di kubu lawan, asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, mengungkapkan strategi rotasi pemain tetap dijalankan meski tim sudah lolos final four. “Pelatih sempat melakukan rotasi pemain untuk mencoba pemain menghadapi final four nanti. Rotasi itu dilakukan agar semua pemain siap main di final four,” ujar Erwin usai laga.

Kekalahan ini membuat Surabaya Samator harus segera berbenah, terutama dalam memanfaatkan momentum krusial. Sebab, dari laga ini terlihat jelas—bukan soal tak mampu melawan, tapi gagal menuntaskan saat peluang sudah di depan mata. (*)

Editor : Key

Trending Minggu Ini
Berita Terbaru